Arsitek Designer Taman Rumah Minimalis

Arsitek Designer Taman Rumah Minimalis
Google

Selasa, 24 Juni 2008

Taman Rumah yang Mengalir

Di mulai pada saat memasuki pintu gerbang menuju carport dan masuk ke dalam rumah. Kita dapat menikmati beberapa disain taman yang berbeda di sepanjang jalur yang dilalui.

Lahan rumah yang terbatas menyebabkan letak taman berada di depan dan di belakang rumah. Untuk lahan yang sangat kecil taman hanya terletak di depan rumah. Namun, Keluarga Santoso Salim mempunyai lahan yang cukup luas yaitu 23 m x 20 m, dengan bentuk lahan yang hampir bujur sangkar. Hal ini memungkinkan arsitek lansekap untuk membuat taman yang mengalir. Seakan-akan rumah dilingkupi oleh taman.

Taman yang melingkupi bangunan rumah mempunyai beberapa konsep. Konsep ini diterjemahkan dalam fungsi dan desain taman. Ada taman penyambut yang terletak di depan bangunan. Area barbeque, kolam dan taman belakang mempunyai suasana yang berbeda. Untuk membatasi taman penyambut, arsitek lansekap menggunakan tanaman cemara lilin di tembok yang membatasi tapak dengan tapak di sebelahnya. Sedangkan tanaman pisang-pisangan membatasi tapak dengan jalan yang ada di depannya.

Pada pintu masuk (main entrance) terdapat tanaman air lotus yang diletakkan di dalam pot. Pola alas(lantai) taman yang satu dengan yang lain juga berbeda. Di area penyambut alas lantai berbentuk miring, sedangkan di area barbeque tegak, dan di taman belakang seluruhnya ditanami rumput dengan aksen jalan setapak.

Area di depan rumah mempunyai dua carport: di sebelah kanan dan kiri. Dari carport sebelah kiri, tempat penghuni keluar masuk rumah. Sedangkan carpot sebelah kanan, untuk tempat parkir kendaraan tamu yang langsung menuju ruang tamu yang terletak di sisi kiri bangunan rumah.

Untuk menuju rumah dari carport sebelah kiri, penghuni akan menikmati taman kecil yang berfungsi sebagai taman pengantar untuk menuju kolam yang berada di dalam rumah. Desain kolam ikan berbentuk sudut dengan menggunakan batu alam dan tanaman, sebagai titik pandang (eye cathing) terdapat gentong yang mengalirkan air dan tanaman Pandan Bali. Suara gemercik air memberikan suasana alami di dalam rumah.

Sedangkan di area carport yang berada di sebelah kanan rumah, tanaman berfungsi untuk menampilkan bentuk jendela vertikal. Kusen jendela ini yang berwarna coklat sangat kontras dengan warna dinding yang berwarna abu-abu. Di antara kedua jendela arsitek lansekap menanam tanaman yang tinggi dengan bentuk yang menarik dengan dinding sebagai latar belakang.

Di belakang carport, dibatasi oleh pilar yang dilapisi batu alam terdapat area barbeque. Sesuai fungsinya, area ini dilengkapi dengan tempat cuci dengan latar belakang dinding dengan motif garis-garis dan motif polos. Tanaman ditata di bagian pinggir area barbeque. Dari sini, taman mengalir melewati koridor menuju taman belakang.

Taman belakang merupakan tempat istirahat. Penghuni dapat duduk di teras belakang sambil menikmati taman. Dari teras terdapat dua jalur jalan setapak, pertama menuju kursi yang terdapat di sudut taman. Kedua, menuju koridor yang sampai di area barbeque.

Sumber : safitriahmadzein.wordpress.com

0 comments:

Kata-kata Hikmah..! Jelang Pemilu, Jangan Golput ! Di Pemilu 2009