Taman rumah, kontribusi pada kesehatan penghuninya
Memang merupakan sebuah kebutuhan untuk memiliki rumah yang mendukung kesehatan dewasa ini, karena lingkungan perkotaan telah semakin tercemari oleh polusi (Anda bisa membaca buku Inspirasi Rumah Sehat di Perkotaan untuk wawasan lebih mendalam tentang hal ini). Rumah yang sehat memberikan dukungan bagi setiap aktifitas seluruh keluarga. Didalamnya, putra-putri kita bisa mendapatkan dukungan lebih baik pula dalam proses tumbuh berkembangnya.
Gambar salah satu jenis bukaan kearah taman yang sedang ngetren, yaitu bukaan pintu-pintu atau jendela besar kearah taman yang memberikan suasana segar, terbuka dan lebih luas.
Sekarang ini sudah bukan jamannya lagi mendesain rumah tinggal yang menutup seluruh area rumah, bahkan taman-taman dalam rumah. Bila dulu rumah-rumah seringkali didesain dengan menutup seluruh lahan rumah, barangkali karena menghendaki ruang-ruang lebih banyak, sekarang, kehadiran lahan yang masih bisa ditumbuhi tanaman menjadi kebutuhan mendasar bagi setiap rumah.
Taman rumah, baik itu didepan rumah, dibelakang atau ditengah rumah (yang dikenal dengan istilah innercourt), merupakan jalan masuk bagi beberapa potensi dasar sebagai syarat rumah tinggal yang sehat. Kehadirannya menjadi jalan masuk bagi penghawaan alami, pencahayaan dari sinar matahari dan hubungan kita dengan alam. Sedikit lahan bisa dimanfaatkan untuk menjadi penghubung kita dengan potensi alam tersebut.
Ruangan seperti ini, laksana desain rumah tradisional dalam budaya Jepang, memiliki unsur taman yang menyatu dengan rumah. Sangat memberi kesejukan.
Dewasa ini, dengan sistem kapling dalam tanah-tanah yang dijual, memiliki sebuah rumah didalam kapling sempit, seperti tanah seluas 8 x 10, 7 x 13, atau semacam itu, ruang-ruang didesain dengan sangat kompak, dan seakan hampir tidak ada lahan untuk taman, padahal keberadaannya sangat diperlukan.
Sebaiknya dalam proses desain sebuah rumah kita juga memperhatikan bagaimana aliran udara, cahaya alami dan segala keuntungan dari adanya taman. Bahkan bila perlu, ruang-ruang dipersempit agar taman tetap ada secara proporsional.
Sabtu, 28 Juni 2008
Taman rumah, kontribusi pada kesehatan penghuninya
Langgan:
Poskan Komentar (Atom)
- Arsitek Designer Taman Rumah Minimalis (1)
- Arsitek Interior (1)
- Arsitek Jakarta (1)
- Arsitek Minimalis (1)
- Arsitek Modern (1)
- Arsitek Rumah (2)
- Arsitektur Rumah (1)
- Biro Arsitek (1)
- Contoh Rumah (1)
- Denah Rumah (1)
- Desain Rumah (2)
- Design Rumah (1)
- Gambar Rumah (2)
- Interior Rumah (2)
- Jasa Arsitek (2)
- Jasa Bangun Rumah (1)
- penerjemah bahasa (1)
- Rumah Idaman (2)
- Rumah Minimalis (3)
- Rumah Sederhana (1)
- taman mengalir (1)
- taman minimalis (1)
- taman rumah (1)
Kata-kata Hikmah..!
Jelang Pemilu, Jangan Golput !
Di Pemilu 2009

1 comments:
Nice blog....Good Luck...!!!
Poskan Komentar